Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan dan Kematian, Benarkah?

Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan dan Kematian, Benarkah?

Hal ini mungkin menjadi salah satu dari banyaknya pertanyaan dibenak Anda yang sering mengalami keputihan. Bukan hanya pertanyaan semata, namun juga menjadi suatu kekhawatiran karena Anda mungkin sering mendapati keputihan setiap bulannya.

Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan dan Kematian, Benarkah?

Tak dapat dipungkiri bahwa masalah keputihan merupakan masalah yang sejak lama menjadi persoalan kaum wanita. Tak banyak yang tahu apa sebenarnya itu keputihan dan terkadang menganggap sepele persoalan keputihan.

Padahal, keputihan tidak bisa dianggap sepele karena akibatnya bisa sangat fatal terlebih bila terlambat ditangani.

Lantas, apakah benar keputihan bisa menyebabkan kemandulan dan kematian?

Secara umum, keputihan bisa bersifat fisiologis (normal) dan patologis (akibat penyakit).

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur serta sebelum dan sesudah masa haid. Normal saja bila pada masa-masa tersebut banyak cairan yang keluar dari vagina. Namun, selama cairan yang keluar tidak berbau dan menimbulkan gatal hal tersebut masih dianggap normal.

Berikut ini ciri dari keputihan yang normal, antara lain:

  • Jernih atau putih
  • Tidak berbau
  • Tidak disertai gatal dan nyeri
  • Volumenya sedikit

Sedangkan keputihan patologis biasanya memiliki warna seperti susu atau hijau kekuningan, atau bercampur dengan darah jika keputihan sudah menjadi penyakit.

Bila sudah begini biasanya keputihan patologis akan menyebabkan gatal pada daerah vagina, berbau, dan menyebabkan rasa tidak nyaman karena volume keputihan yang keluar banyak.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan Anda rawan terkena keputihan patologis atau tidak normal, beberapa di antaranya seperti pemakaian antiseptik pada daerah vagina bagian dalam yang menyebabkan ketidakseimbangan pH sehingga kuman bisa tumbuh dan mengakibatkan keputihan yang berbau, gatal, dan membuat tidak nyaman.

Selain itu, keputihan tidak normal juga bisa disebabkan oleh adanya infeksi yang diakibatkan bakteri, virus, jamur, atau parasit yang masuk ke area vagina.

Baca juga : Obat tradisional peradangan pada dinding vagina

Penggunaan celana dalam bergantian, pemakaian handuk bersama, kebersihan vagina yang kurang terjaga dan cara cebok yang salah juga mempengaruhi terjadinya keputihan yang tidak normal.

Jika Anda mengalami keputihan, baik sedikit ataupun dalam jumlah banyak sebaiknya sesegera mungkin dilakukan pemeriksaan karena keputihan akan sulit diobati jika sudah kronis dan berlangsung lama.

Pun jika dibiarkan keputihan bisa menyebar hingga ke rongga rahim lalu ke saluran indung telur dan sampai ke indung telur. Pada akhirnya masuk ke dalam rongga panggul.

Tak jarang wanita dengan keputihan kronis atau terjadi selama bertahun-tahun kerap menyebabkan wanita menjadi mandul, dan bahkan bisa berujung pada kematian.

Terjadinya kehamilan di luar kandungan diketahui sebagai pemicu terjadinya kematian pada ibu hamil akibat pendarahan. Dan satu lagi yang harus Anda tahu bahwa keputihan merupakan salah satu gejala awal dari kanker mulut rahim. Menyeramkan bukan?

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah keputihan

  • Jagalah kebersihan vagina dengan membilas air setiap habis buang air kecil ( BAK )
  • Membilas anus setelah BAB dari depan ke belakang
  • Tidak memakai produk pembersih kewanitaan atau pengharum
  • Tidak memakai celana yang terlalu ketat
  • Jalani pola hidup sehat, cukup tidur, olahraga teratur, makan makanan dengan gizi seimbang
  • Berhati-hati dalam menggunakan sarana toilet umum.

Itulah sedikit informasi yang dapat admin bagikan, semoga bermanfaat dan dapat meningkatkan kewaspadaan Anda bila terjadi keputihan yang dirasa membuat tidak nyaman.

Rekomendasi pengobatan dan pencegahan keputihan dengan obat herbal :

Obat tradisional keputihan dari bahan alami

Posted by : Keputihan Bisa Sebabkan Kemandulan dan Kematian, Benarkah?

One Comment

Comments are closed.